Sabtu, 30 November 2019

Mendidik anak cerdas financial sejak dini day9

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah,
Hari ini akhirnya turun hujan di rumah. Muncullah pembahasan tentang hujan sebagai rezeki yang diturunkan oleh Allah.

B : Kak, hujan itu rezeki atau bukan?
K : Bukan (dengan yakin dan mantap)
B : Loh kenapa bukan nak?
K : Kan kalau hujan takut ( ada geluduk dan petir)
B : Nah yang rezeki itu apa?
K : Pelangi, kan cantik...
B : Loh kalau g ada hujan ga ada pelangi, trus kalau g ada hujan g ada air, kasihan tanaman ufa mati semua deh...mau tanaman ufa mati?
K : Ga mau ahhh...
B : Makanya bersyukur ada hujan, ikan bisa berenang ga kehabisan air, trus kita juga bisa minum deh soalnya air sungai banyak...
K : Alhamdulillahnya robbil alamiin
B : Pinter, nah hujan sendiri rezeki dari siapa kak?
K : Dari Allah lah...buat ufa...
B : Ish, bukan cuman buat ufa aja, tapi buat semua makhluk hidup, ada tanaman, hewan, orang, semuaaaaa bangettt(ngikutin kata2 dy).





#hari9
#gamelevel8
#tantangan10hari
#mendidikanakcerdasfinancial
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Jumat, 29 November 2019

Mendidik anak cerdas financial sejak dini day8

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillah, hari ini mainan jual beli sama si Kk pakai uang beneran.
Jujur, berbicara financial yang terpikir salah satunya ya tentang jual beli wkwkwk. Karena belum bisa mengajarkan jualan beneran jadilah pura2 dulu aja.

Jadi ceritanya si Kk jadi penjual dan bunda seperti biasa jadi pembeli. Uangnya pakai pecahan Rp 500 dan Rp 5000. Mengapa?karena yang ada banyak itu😂.

Nah barang barang yang dijual diantaranya buku2 bacaan, buku gambar, kipas, dan ikat rambut. HP ga dijual katanya, buat telp teman di rumah😂. Celengan bebek juga ga dijual, mau dikasih makan (uang koin) sampai kenyang katanya😅.

Yang lucu, harusnya kan pembeli yang ngasih uang ke penjual, nah ini kebalik si Kk yang semangat ngasih uang ke pembeli😂. Ya sebagai pembeli yang baik uangnya dibalikin lagi dong, sesuai harga barang😂, lak ya impas dpt barang gratisan ini mah kl beneran😂. Yang penting dia bahagia barangnya laku lah ya...wala wala masih sempet ditawar sama bunda...eh pembelinya 😂.



#hari8
#gamelevel8
#tantangan10hari
#mendidikanakcerdasfinancial
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Kamis, 28 November 2019

Mendidik anak cerdas financial sejak dini day7

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillah, walaupun sederhana tapi setiap harinya masih ada hal2 kecil yang menurutnya saya ada muatan pendidikan financial bagi si Kk.

Nah, hari ini saya sedang mengevaluasi cara si Kk dalam membeli jajan atau makanan. Pagi ini si Kk moodnya sedang jelek sekali, sampai2 ayahnya ga boleh mandi, bundanya g boleh ngasih asi buat dd bayi. Ada aja rewelnya, baru mereda saat diajak naik motor keliling komplek (sudah hal wajib sebelum ayahnya
berangkat kerja).
Nah pulang2 beli nasi uduk, cuman pas saya suapin maunya pakai nasi sama telurnya aja. Nah ini yang bikin saya kecewa, kalau cuman nasi sama telur juga ada di rumah😥.

B : Nak, lain kali kalau beli makanan ya harus dimakan semua. Kayak gini kan sayang jadinya bunda yang habisin.
K : Maaf bunda...tapi ufa cuma mau nasi sama telur
B : kalau cuman itu kan bunda bisa masakin di rumah nak, nasi ada tinggal goreng telur aja...
K : Ehmmm...g mau...maunya beli...
B : Boleh kok beli, tapi bilang maunya apa, jangan semuanya dicampur ya, biar ga mubadzir nak...
K : (mengangguk, entah faham atau pura2 faham 🙄)

Nah, untuk kasus beli jajan si Kk juga tergolong unik. Biasanya kalau anak beli kan suka ya kalau ditawarkan mau beli 2 apa satu, pasti jawaban 2. Tapi kl si Kk kepingin satu ya satu aja, walaupun murah tetep aja ambil cuman satu. Bagi saya ini sudah termasuk luar biasa, karena dia sudah mulai paham konsep membelanjakan uang dengan bijak. Cuman pagi ini agak beda karena si Kk kok beli coklat 3, eh ternyata pas saya cek masing-masing beda varian rasa. Bener sih minta coklat cuman 1, tapi 1 tiap varian rasa😂.




#hari7
#gamelevel8
#tantangan10hari
#mendidikanakcerdasfinancial
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Rabu, 27 November 2019

Mendidik anak cerdas financial sejak dini day6

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillah, walaupun sebenarnya badan kurang fit karena kurang istirahat, tapi masih berusaha menuntaskan laporan.

Kali ini masih dengan mengajari si Kk untuk berbagi. Ya, karena konsep rezeki bagi saya, jika ada kelebihan sesuatu berarti disitu ada hak orang lain atau memang sudah waktunya untuk dibagikan.
Contoh kecilnya adalah di rumah saya banyak sekali stok susu uht. Maklum suami dan saya sama2 karyawan pabrik, jadi setiap hari dapat jatah susu. Sebagian susu ada yang kami masukkan ke freezer, nah kalau sudah beku lumayan mirip eskrim😂.

Nah, setiap ada teman si Kk datang saya selalu mengingatkan untuk ditawarkan susu. Lama2 si Kk terbiasa, kadang tanpa diingatkan sudah otomatis ngambilin buat temannya hehehe. Alhamdulillah, berbagi rezeki bukan hanya tentang uang, tapi juga berupa makanan atau minuman.


#hari6
#gamelevel8
#tantangan10hari
#mendidikanakcerdasfinancial
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Selasa, 26 November 2019

Mendidik anak cerdas financial sejak dini day5

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillah, semakin hari si Kk dan bayi sudah mulai membaik. Jujur, kejadian ini membuat saya sadar bahwa ketika anak sakit pasti ada yang salah dengan pengasuhan saya dan suami. Mengingat yang sering bersama mereka adalah saya, berarti kemungkinan besar banyak lalai dan khilaf yang saya lakukan dalam menjaga amanah ini. Apalagi dengan dikejutkannya kabar duka meninggalnya anak dari teman2, baik teman kantor ataupun teman komunitas. Membuat saya berfikir lagi, masih banyak kesalahan yang saya lakukan pada anak-anak. Semoga saya dan suami bisa memperbaikinya tanpa menimbulkan bekas luka yang berarti bagi mereka di kemudian hari.

Nah, melatih kecerdasan finansial bagi saya bukan hanya perihal menabung ataupun mengajarkan konsep rezeki. Namun, salah satunya adalah mandiri dalam membelanjakan uang dan bijak menggunakannya.

Jadi ceritanya saat saya menemani si Kk di sekolah, saya melihat sendiri ternyata si Kk ini membeli banyak kue untuk dibagikan ke semua teman2 PAUD nya. Jadi gayanya semacam "bossy" banget gitulah😂😎. Setelah diusut, ternyata dulu si Kk ini pelit kalau diminta kue sama temennya, nah dinasehati sama Bu guru supaya berbagi. Eh...g taunya senang berbagi nya kebablasan 😂, bukan...bukan saya mengajarkan pelit lagi tapi memberikan sesuatu lebih baik pada yang membutuhkan. Karena saya liat ga semua anak suka dengan kue yang dibagikan si Kk loh. Bu gurunya sama ibu2 wali murid lainnya sampai ketawa geli liat tingkah si Kk ini😂.

B : Bunda
K : Kakak

B : Kak, kalau beli kue memang harus banyak ya nak?kenapa ga beli yang Kk suka aja?
K : Lah harus banyaklah, kan buat teman-teman sekolah Ufa ...
B : Begini syg, kalau teman ufa memang minta gpp ufa kasih, kalau teman ufa ga minta ya kuenya buat ufa aja...ga perlu beli banyak2.
K : kan harus berbagi Bun...
B : Iya sayang, tapi kan ga semua teman ufa suka kuenya, terus kalau kue ufa habis, ufa jadinya kepingin kue teman ufa yang lain deh...kan malu nak...
K : Kan gpp Bun (ngeyel)
B : Ehmmm gini nak, bunda suka Kk berbagi, tapi kalau teman ufa minta aja ya, lebih baik beli buat ufa aja...kan kasihan kalau uang ayah habis buat beli kue banyak tapi ga semua teman ufa suka.
K : Oh gitu ya bun, iya deh maaf ya Bun, besok ufa beli kue banyak tapi buat ufa aja..
B : Nah ingat, kalau teman ufa minta tetep dibagi ya nak?
K : Iya Bun....

Dan....walaupun  pada kenyataannya sesekali si Kk masih aja beli kue banyak untuk dibagi2 kalau moodnya lagi Heppy😂


#hari5
#gamelevel8
#tantangan10hari
#mendidikanakcerdasfinancial
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Senin, 25 November 2019

Mendidik anak cerdas financial sejak dini day4

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, hari ini si Kk kondisinya lumayan membaik, si dd juga masih butuh recovery. Yah walaupun siangnya si Kk masih sempet panas dan sehabis makan muntah2. Nah, sore harinya sempet mimisan karena mungkin panas dan pusing. Tapi Alhamdulillah masih mau diajak mainan boneka dan seditki dirayu untuk minum obat.

B : Bunda
K : Kakak

B : Nak, yuk ud waktunya minum obat...
K : Ga mau ah....pahit, ga enak...(sambil tutup mulut)
B : Kan biar cepet sehat, biar kuat, kemarin pinter minum obatnya...
K : Ga mau Ah....Malass
B : Kak, tau ga diluar sana banyak loh teman2 ufa yang sakit tapi ga bisa beli obat...
K : (Diam mencerna...)
B : Oh iya, Kk inget ga td pagi mama Juna cerita kalau Kk Juna sakit, tapi karena ga punya uang cuman diberi obat beli warung.
K : Kalau Kk?
B : Kalau Kk kan Bunda periksakan ke dokter, disuntik, dilihat sakitnya kenapa, dikasih obat. Alhamdulillah, ayah masih ada rezeki untuk berobat.
K : Oh...gitu...
B : Jadi mau ya nak minum obat?
K : (Cemberut)
B : Atau mau kita "come on" ke Pak dokter lagi untuk disuntik?(jurus terakhir)
K : Iya...iya....Kk mau minum obat..

Nah, dari diskusi diatas sebenarnya saya kurang sabar, memang sempat mengajarkan masalah konsep bersyukur atas rezeki. Namun, sayangnya karena ud ga sabar, jurus terakhir berupa ancaman deh...😅.
Bismillahirrahmanirrahim semoga kedepannya lebih bisa melatih kesabaran.





#hari4
#gamelevel8
#tantangan10hari
#mendidikanakcerdasfinancial
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Minggu, 24 November 2019

Mendidik anak cerdas financial sejak dini day3

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah hari ini si bayi dan si kk sudah mulai membaik kondisinya.
Namun si Kk masih mengeluh sakit perut, karena memang gejala typhus yang dirasakan paling sakit adalah perutnya. Alhasil untuk makan kalau bisa yang teksturnya halus seperti bubur atau nasi lembek.

Nah, kebetulan siangnya si Kk ga mau makan. Alasannya makanannya ga enak (maklum anak kalau sakit lidahnya kan pahit). Melihat hal itu saya membuka diskusi dengan si Kk.

B : Bunda
K : Kk ufa

B : Ka, harusnya Kk bersyukur masih bisa makan enak, ada nasi ada ikan. Banyak loh teman2 Kk yang masih kecil tapi belum bisa makan, hidupnya dijalanan
K : Kenapa ga makan?emang ga punya uang?
B : Ga punya uang kak, masih ingat kalau tiap pagi ada anak kecil yang cari barang di sampah?nah itu namanya pemulung, sejak pemulung ga boleh masuk ke sini dia kan ga punya pekerjaan, jadi ga punya uang.
K : Kalau ayah kerja dimana bun?
B : Di kerjaan ayahlah, yang waktu itu video call ada tangga nya tinggi...
K : Kan kasihan ya Bun ayah capek...
B : Yang namanya kerja ya capek kak, makanya Kk harus bersyukur ayah masih kerja, dapat uang, nah uangnya buat Kk, bunda, dd bayi.
K : Buat beli susu ufa juga?
B : Iya, buat beli makan juga, nah itu namanya rezeki, kita harus bersyukur. Kk tau rezeki itu dari siapa?
K : Dari Allah lah...
B : Nah pinter, trus lewat siapa rezekinya sampai ke kita?
K : Lewat Allah lah...
B : Lewat ayah yang kerja nak, trus diberi ke kita deh. Makanya ga boleh pilih2 makanan ya nak, yuk sekarang kita makan dikit aja gpp.
K : Iya bun...

Dan akhirnya si Kk makan walaupun cuma beberapa suap, karena saya paham perutnya sakit  sekali. Tapi kami bahagia karena sudah mengajak diskusi tentang rezeki dengan si Kk.



#hari3
#gamelevel8
#tantangan10hari
#mendidikanakcerdasfinancial
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional


Tugas Kongres Ibu Pembaharu 2

 Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillah, masih sempat untuk submit tugas Kongres, mengingat jurnal sebelumnya belum submit, walaupun terlam...